Inovasi PT Dexa Medica dalam pengembangan riset dan teknologi untuk menghasilkan produk farmasi berkualitas meraih penghargaan dari pemerintah. PT Dexa Medica meraih penghargaan Indonesia Industry 4.0 Readiness Index (INDI 4.0) 2024 dari Kementerian Perindustrian RI.
Penghargaan INDI 4.0 2024 diberikan oleh Menteri Perindustrian (Menperin) Bapak Agus Gumiwang Kartasasmita kepada Presiden Direktur PT Dexa Medica Bapak V. Hery Sutanto di Jakarta, Selasa, 1 Oktober 2024.
Menperin menjelaskan bahwa para peraih INDI 4.0 dinilai telah memenuhi kriteria, di antaranya menurunkan konsumsi energi sebesar 4%-40%, meningkatkan produktivitas 5%-22%, dan menurunkan biaya produksi 3%-78%.
Menurut World Competitiveness Ranking 2024, daya saing industri di Indonesia meningkat dari peringkat 34 di 2023 menjadi ke-27 di 2024. Hal ini didorong oleh adanya pertumbuhan inovasi.
“Dengan penerapan inovasi rintisan teknologi ini, industri mampu meningkatkan efisien sebesar 11-48%, artinya meningkatkan daya saing dari produk-produknya. Saya berharap semakin banyak industri menciptakan inovasi sehingga kita mencapai kemandirian nasional dan meningkatkan daya saing di tingkat global,” ujar Menperin usai memberikan penghargaan INDI 4.0.
Bapak V. Hery mengatakan PT Dexa Medica sebagai salah satu perusahaan farmasi nasional selalu berkomitmen untuk menyediakan produk berkualitas, salah satunya melalui penerapan teknologi 4.0.
Beberapa contoh dalam pengimplementasian teknologi 4.0 yang dilakukan PT Dexa Medica, yakni dynamic planning menggunakan XPOSE smart planning, smart manufacturing dan dynamic adaptive manufacturing system, serta Das-i atau data & analytic sistem intelligence.
“Dengan perkembangan teknologi dan tuntutan pasar yang semakin kompleks, perusahaan menyadari perlunya mengadopsi prinsip-prinsip industri 4.0 dengan meningkatkan inovasi dan daya saing untuk mendorong kemandirian industri nasional,” pungkas Bapak V. Hery.

