Dexa Medica kembali menegaskan perannya sebagai pelopor industri farmasi nasional melalui penghargaan yang diberikan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia. Penghargaan BPOM Achievement Award 2026 dalam kategori Pelopor Produsen Fitofarmaka Terbanyak di Indonesia diserahkan Kepala BPOM RI, Prof. dr. Taruna Ikrar kepada Direktur Utama PT Dexa Medica, Bapak V. Hery Sutanto, dalam acara Inagurasi Peringatan Hari Ulang Tahun ke-25 BPOM, di Gedung Merah Putih Kantor BPOM RI, Jakarta, Sabtu, 31 Januari 2026.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi BPOM atas kontribusi nyata Dexa Medica sebagai industri farmasi nasional yang secara konsisten mendorong pengembangan inovasi obat berbahan alam berbasis riset ilmiah melalui produk Fitofarmaka.

Direktur Utama PT Dexa Medica Bapak V. Hery Sutanto menyampaikan rasa syukur atas BPOM Achievement Award 2026 yang diberikan kepada Dexa Medica.

“Kami bersyukur atas kepercayaan BPOM kepada Dexa Medica melalui penghargaan ini. Pencapaian ini akan menjadi pengingat bagi kami atas komitmen dalam mengembangkan obat bahan alam berbasis sains sehingga kami akan terus memperkuat riset, menjaga standar mutu, dan berkontribusi nyata dalam mewujudkan kemandirian obat nasional. Selamat HUT ke-25 BPOM,” kata Bapak V. Hery Sutanto.

Sementara itu Business Development and Scientific Affairs Director Dexa Medica, Prof. Raymond Tjandrawinata, menyampaikan bahwa pengembangan obat bahan alam melalui Obat Modern Alami Integratif (OMAI) berbasis sains telah dilakukan Dexa Medica sejak berdirinya Dexa Laboratories of Biomolecular Sciences (DLBS) pada 2005, yang kemudian melahirkan produk Fitofarmaka yakni Stimuno, Inlacin, Redacid, dan Disolf.

“Melalui pengembangan Fitofarmaka secara berkelanjutan, Dexa Medica berupaya memberikan kontribusi nyata bagi sistem kesehatan nasional sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap pilihan terapi yang inovatif dan berkualitas,” terang Prof Raymond Tjandrawinata.

Berdasarkan data dari BPOM, terdapat 18 Nomor Izin Edar (NIE) produk Fitofarmaka, di mana Dexa Group mengantongi 15 NIE.

1.589 Peserta Ikuti Cek Kesehatan Gratis Dexa Group

Dalam rangkaian acara HUT ke-25 BPOM RI, Dexa Group melalui Dharma Dexa berpartisipasi dengan mendirikan booth Cek Kesehatan Gratis. Cek Kesehatan Gratis ini berlangsung pada 28–31 Januari 2026 di Booth Zona A (Sarnafil 1–4), dengan layanan pemeriksaan gula darah, tekanan darah, kolesterol, asam urat, pengukuran indeks massa tubuh, serta suntik multivitamin Lyoven.

Dalam empat hari pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis, sebanyak 1.589 peserta mengikuti skrining. Sementara untuk peserta suntik multivitamin Lyoven sebanyak 385 orang.

Dalam sambutannya di acara Inagurasi HUT ke-25 BPOM, Prof. dr. Taruna menyampaikan apresiasi kepada 119 partisipan booth. “HUT BPOM ke-25 adalah milestones untuk tujuan dan komitmen yang lebih besar, untuk mengawal kualitas obat dan makanan menuju generasi emas 2045,” kata Prof. dr. Taruna.