Dexa Group bersama Universitas Katolik Atma Jaya Jakarta meresmikan Center for Pharmaceutical and Nutraceutical Research and Policy (CPNRP), sebuah pusat riset dan kebijakan yang berada di di bawah naungan Rektorat Universitas Atma Jaya.
Peresmian ini merupakan bagian dari komitmen Dexa Group untuk mendorong inovasi di bidang kesehatan dan turut serta dalam pengembangan kebijakan kesehatan di Indonesia.
“Terima kasih kepada Prof. Raymond dan tim yang sudah menginisiasi center ini. Mudah-mudahan menghantarkan Atma Jaya emas untuk mendukung Indonesia Emas 2045,” kata Prof Yuda.
Hadir dalam peresmian CPNRP Rektor Unika Atma Jaya Prof. Dr.dr. Yuda Turana, Sp. S (K), Wakil Rektor Bidang Inovasi, Penelitian, Kerja Sama dan Alumni Yanti, Ph.D., Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Sumber Daya Manusia Dr. Yohanes Eko Adi Prasetyanto, S.Si, Dekan Fakultas Teknobiologi Yogiara, Ph.D., Dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Dr. dr. Felicia Kurniawan, M.Kes., Sekretaris Universitas Dr.rer.nat. Agustina Dwi Retno Nurcahyanti, S.Si., M.Si., M.Sc., dosen dan mahasiswa Unika Atma Jaya.
Turut hadir perwakilan Dexa Group Business Development and Scientific Affairs Director Prof. Raymond Tjandrawinata, Quality Management Director Dexa Group Ibu Antonia Retno Tyas Utami, Corporate Affairs Director Bapak Tarcisius Tanto Randy, Komisaris Dexa Group Bapak Roy Ibrahim.
Peresmian pusat riset ini bertujuan untuk meningkatkan kontribusi ilmiah di bidang farmasi dan nutrasetikal, seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan solusi kesehatan yang inovatif dan efektif di Indonesia.
Prof. Raymond beserta perwakilan Atma Jaya melakukan sesi gunting pita sebagai pertanda peresmian pusat riset CPNRP.
“Untuk mewujudkan ketahanan nasional kita harus siap membuat obat sendiri, membuat suplemen sendiri, da kita harus siapo memastikan bahan pangan Indonesia mencukupi. Oleh karena itulah Atma Jaya harus punya Research Center yang tidak hanya tentang farmasi dan nutrasetikal tapi juga kebijakan kesehatan,” tegas Prof. Raymond.
Melalui kolaborasi ini Dexa Group dan Universitas Katolik Atma Jaya berharap dapat menghasilkan riset yang berdampak luas, baik dalam pengembangan produk farmasi, produk yang sejalan dengan kebutuhan masyarakat dan kebijakan kesehatan nasional.
Quality Management Director Antonia Retno Tyas Utami dalam pemaparannya menjelaskan bagaimana metode riset dalam bidang farmasi dan nutrasetikal. Ia menekankan pentingnya hasil-hasil riset dapat diwujudkan menjadi sebuah produk yang bermanfaat.
“Ini adalah hal-hal yang perlu kita perhatikan agar riset kita tidak hanya jadi buku atau publikasi tapi menjadi sebuah produk,” kata Ibu Retno
Penghargaan Dexa Award untuk Lulusan Terbaik
Dexa Group melalui Dharma Dexa Juga memberikan apresiasi Dexa Award kepada dua lulusan terbaik Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan.
Penghargaan diberikan kepada Cathleen Rebecca sebagai lulusan terbaik program studi farmasi dan Jennifer Indra Marvella sebagai lulusan terbaik program studi bioteknologi.
Corporate Affairs Director Dexa Group Bapak Tarcisius Tanto Randy memberikan penghargaan kepada penerima penghargaan. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi Dexa Group terhadap generasi muda berprestasi yang diharapkan dapat berkontribusi dalam meningkatkan kualitas obat-obatan di Indonesia.

