Dexa Medica mendapatkan penghargaan Rintisan Teknologi Industri (Rintek) 2025 untuk kategori Hasil Evaluasi Rintisan Teknologi dari Kementerian Perindustrian RI. Penghargaan ini diraih atas keberhasilan produk Inlacin yakni produk Obat Modern Asli Indonesia (OMAI) antidiabetes sebagai produk inovasi global berbasis bukti klinis.

Penghargaan diserahkan oleh Menteri Perindustrian RI Bapak Agus Gumiwang Kartasasmita kepada Business Development and Scientific Affairs Director PT Dexa Medica Prof. Raymond Tjandrawinata dalam acara Indonesia 4.0 Conference & Expo 2025 pada Rabu, 17 September 2025 di Jakarta International Convention Center (JICC).

Penghargaan Rintek yang diraih oleh Dexa Medica adalah penghargaan ketiga setelah sebelumnya di tahun 2019 dan 2021 untuk produk Inlacin dan HerbaAsimor. Penghargaan ini diraih sebagai apresiasi pemerintah kepada pelaku industri nasional yang telah berhasil menciptakan inovasi teknologi guna mendukung pengembangan proses bisnis serta meningkatkan kemandirian industri dalam negeri.

Disampaikan Prof Raymond Tjandrawinata bahwa Menteri Perindustrian (Menperin) menyampaikan ucapan selamat secara langsung kepada seluruh jajaran manajemen Dexa Medica atas pencapaian ini. Selain itu dalam sambutannya, Menperin menggarisbawahi bahwa Indonesia membutuhkan langkah strategis untuk mempercepat terbentuknya ekosistem transformasi digital agar industri manufaktur semakin inovatif dan berdaya saing global.

“Indonesia sebagai negara besar dan kaya sumber daya alam belum dapat mengadopsi dan menerapkan inovasi secara maksimal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Enam indikator Indonesia mengalami perbaikan dalam jangka pendek, mulai dari publikasi ilmiah, investasi R&D, jumlah paten internasional, konektivitas digital, penggunaan robot, hingga produktivitas tenaga kerja,” kata Menperin.

Prof. Raymond Tjandrawinata menyampaikan terima kasih kepada semua yang berkontribusi dalam pencapaian penghargaan ini. “Karena melalui kerja keras mereka untuk merintis teknologi ini, melakukan penelitian, dan juga memvalidasi hasil-hasil penelitian, sehingga mendapatkan apresiasi dari pemerintah dan menjadikan ini sebagai sebuah kesempatan bagi Dexa Medica tidak hanya dikenal di Indonesia, tetapi juga di seluruh dunia,” kata Prof. Raymond.

Penghargaan Rintek 2025 diberikan kepada 15 perusahaan dari lima kategori, yakni hasil evaluasi rintisan teknologi, inovasi rintisan, teknologi produk industri manufaktur, teknologi proses industri manufaktur, serta teknologi jasa industri. Penghargaan Rintek sudah memasuki tahun ke-17 sejak 2006, dengan total 136 judul rintisan teknologi dari 89 perusahaan.