Dexa Group melalui PT Dexa Medica dan PT Ferron Par Pharmaceuticals meraih penghargaan Indonesia Best Companies in Adopting Local Content Award 2024 dari Majalah SWA. Penghargaan ini diraih sebagai apresiasi atas keberhasilan perusahaan dalam memaksimalkan penggunaan sumber daya lokal baik berbentuk bahan baku, teknologi, maupun tenaga kerja.
Chairman SWA Media Group Bapak Kemal Effendi Gani memberikan penghargaan tersebut kepada Direktur Utama PT Ferron Par Pharmaceuticals Bapak Benny Sutisna Suwarno dan Finance Director PT Dexa Medica Bapak Budi Herlambang di Jakarta, pada Selasa, 17 Desember 2024.
Disampaikan Bapak Kemal bahwa Indonesia Best Companies in Adopting Local Content Award merupakan program seleksi best practice dari perusahaan-perusahaan terbaik yang berhasil mengadopsi konten lokal dan mendorong kolaborasi terhadap pertumbuhan ekonomi dan industri dalam negeri melalui proses penjurian atau assessment.
“Saya mengutip apa yang disampaikan Profesor Ha-Joon Chang dalam Buku Bad Samaritans: The Myth of Free Trade and the Secret History of Capitalism bahwa menggunakan dan mengembangkan komponen lokal bukan hanya tentang substitusi impor. Jadi tidak sekedar substitusi impor, tetapi tetap memberdayakan industri di dalam negeri untuk naik ke rantai nilai global dan menciptakan pertumbuhan jangka panjang,” jelas Bapak Kemal.
Usai menerima penghargaan, Bapak Benny dan Bapak Budi Herlambang menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh Dexan. “Hari ini Dexa dan Ferron mendapatkan award dari SWA Magazine dalam kaitannya menerapkan lokal konten. Ini adalah penghargaan yang cukup bergengsi, membuktikan bahwa kita mensupport local content bagi Indonesia. Seperti PT Ferron yang sudah berkiprah dalam bahan baku obat Omeprazole dan juga komitmen dari PT Fonko untuk memproduksi obat-obatan onkologi, ini sangat dihargai oleh pihak luar. Dan oleh karena itu PT Ferron mendapatkan penghargaan yang bergengsi yakni Indonesia Best Companies in Adopting Local Content Award 2024. Ini penghargaan yang berharga bagi Dexa Group dan merupakan sumbangsih bagi Dexa Group untuk Indonesia. Semangat terus, terima kasih,” kata Bapak Benny.
Hal senada disampaikan Bapak Budi Herlambang. “PT Dexa Medica mendukung program pemerintah dalam kemandirian bahan baku obat berupa OMAI atau Obat Modern Asli Indonesia dan juga OGB untuk program JKN yang ber-TKDN tinggi.”
Penghargaan Indonesia Best Companies in Adopting Local Content Award 2024 ini diraih oleh PT Dexa Medica dan PT Ferron par Pharmaceuticals setelah berhasil melalui proses penjurian oleh para juri yang kompeten di bidangnya pada 13 November 2024. Para juri yang terdiri dari Former President Director of Toyota Motor Manufacturing Indonesia Bapak Warih Andang Tjahjono, Former CEO of Biro Klasifikasi Indonesia Bapak Rudiyanto, dan Chairman The Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG) Bapak Gendut Suprayitno menetapkan PT Dexa Medica dan PT Ferron Par Pharmaceuticals mendapat predikat Very Good yang merupakan predikat tertinggi di ajang penghargaan ini.
Kontribusi PT Dexa Medica dan PT Ferron Par Pharmaceuticals
Dalam kaitannya dengan penghargaan Indonesia Best Companies in Adopting Local Content Award 2024 tersebut, PT Dexa Medica menghadirkan produk-produk farmasi dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) tinggi yakni Obat Modern Asli Indonesia (OMAI) dan Obat Generik Berlogo (OGB). OMAI Dexa Medica dengan nilai TKDN tinggi di antaranya: Stimuno dengan TKDN 90%, HerbaASIMOR 81,09%, Diabetadex 81,83%, Redacid 83,64%, Disolf 81,25%, Inlacin 82,30%. Selain OMAI, Dexa Medica juga memproduksi OGB berkualitas tinggi dengan nilai TKDN yang signifikan, seperti: Omeprazole dengan TKDN 52,80%, Clopidogrel 68,33%, dan Atorvastatin 67,75%. Untuk produk OGB seperti Atorvastatin Calcium Trihydrate 67,75%, Clopidrogel Bisulfate 68,33%, dan Omeprazole Sodium Monohydrate 52,80% yang sudah digunakan di JKN.
Sementara PT Ferron Par Pharmaceuticals berkontribusi dalam memasarkan produk onkologi dengan TKDN lebih dari 25% yang diproduksi PT Fonko International Pharmaceuticals. Ferron menjadi inisiator utama dalam pemasaran dan realisasi produksi obat kanker dalam negeri. Saat ini 29 SKU produk kanker Fonko telah dipasarkan Ferron dalam e-katalog nasional yang digunakan pasien BPJS.
Obat-obatan onkologi produksi PT Fonko International Pharmaceuticals di antaranya adalah Fonkozomib (Bortezomib) untuk terapi bagi pasien multiple myeloma dengan TKDN 35,01%, Bendamustine untuk pengobatan Chronic Lymphocytic Leukemia dan Non-Hodgkin’s Lymphoma dengan TKDN 35,01%, Fontrexed untuk pengobatan kanker paru dengan TKDN 33,56%, dan Cyclophosphamide untuk pengobatan karsinoma dan sarkoma dengan TKDN 37,93%.
Dexa Group terus mendorong TKDN produk obat dalam negeri mulai dari bahan baku, riset, proses produksi, hingga pengemasan sehingga produk dalam negeri semakin berdaya saing dan kemandirian farmasi dalam negeri dapat terwujud.

