Berdasarkan hasil survei Rapid Assessment of Avoidable Blindness (RAAB) oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) dan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan RI di 15 provinsi di Indonesia pada tahun 2020, terdapat 1,6 juta menderita kebutaan dan 81,2 persen atau 1,3 juta penduduk menderita katarak. Tingginya penderita katarak di Indonesia diperkirakan terus bertambah, termasuk di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Terkait dengan hal ini, Dexa Group melalui Dharma Dexa dan Argon Peduli menggelar bakti sosial bertajuk Operasi Katarak Melihat Lebih Jelas dan Penghijauan Lingkungan di RSUP dr. Ben Mboi Kupang. Bakti sosial operasi katarak ini ditujukan bagi masyarakat di Provinsi Nusa Tenggara Timur berkolaborasi dengan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr. Ben Mboi dan Perdami Provinsi NTT, di RSUP dr. Ben Mboi, Kupang, NTT, pada Jumat, 8 Maret 2024.

Penjabat Gubernur NTT Bapak Ayodhia G.L Kalake menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dan berinisiasi atas upaya meningkatkan derajat kesehatan bagi masyarakat Kupang.

“Kami berharap inisiatif yang baik ini dapat terus berlanjut ke depannya dan bagi pasien yang telah berpartisipasi dalam operasi katarak, dapat menjaga kesehatannya. Selain itu pada kesempatan pagi ini, dilakukan penghijauan berupa penanaman pohon di lingkungan rumah sakit,” kata Bapak Ayodhia.

Direktur Utama Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr. Ben Mboi Kupang dr. Annas Achmad menyampaikan tingginya angka katarak bukan hanya di Kupang, tetapi juga hampir di semua tempat.

“Pasien bisa melihat jauh lebih terang jauh lebih baik. Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Dexa Group, Perdami Provinsi NTT. Kami berharap kolaborasi antara Pemprov NTT, Dexa Group, kemudian Perdami, Rumah Sakit Ben Mboi, dan Rumah Sakit WZ Johannes, bisa berjalan secara berkala setiap tahun. Kami berharap datang lagi Dexa Group tahun depan, untuk membantu masyarakat Kupang yang menderita katarak,” jelas dr. Annas.

Corporate Affairs Director dexa Group Bapak Tarcisius Tanto Randy mengemukakan program Corporate Social Responsibility (CSR) merupakan salah satu implementasi salah satu nilai perusahaan yang berlandaskan “Expertise for the Promotion of Health”.

“Peduli terhadap sesama merupakan perwujudan salah satu core values perusahaan kami yakni deal with care. Karenanya kami berkomitmen untuk selalu memberikan dampak positif bagi masyarakat dan juga lingkungan, yang harapannya dapat bermanfaat di bidang kesehatan,” kata Bapak Tarcisius.

Sementara itu Direktur Utama PT Medela Potentia Bapak Krestijanto Pandji menambahkan bakti sosial sebagai program Corporate Social Responsibility (CSR) banyak dilakukan di berbagai wilayah. “Ini untuk pertama kalinya di Kupang, Nusa Tenggara Timur. Mudah-mudahan acara pada hari ini bisa berjalan sukses dan kerjasama dengan rumah sakit terus berlangsung ke depannya,” ungkap Bapak Krestijanto.

Usai membuka acara, Penjabat Gubernur, Direktur Utama RSUP dr. Ben Mboi, dan Direksi Dexa Group melakukan penanaman pohon secara simbolis di area RSUP dr. Ben Mboi. Dexa Group mendonasikan sebanyak 155 pohon flamboyan yang berfungsi sebagai penghijauan lingkungan dan keasrian lingkungan RSUP dr. Ben Mboi.